Jangan Marah! Tinggalkan Dendam dan Hasud

Dari Abu Hurairah R.a bahwasanya ada seorang lelaki yang berkata kepada Nabi S.a.w, “Ya Rasulullah, Berikanlah wasiat padaku!”, Nabi S.a.w menjawab: “Janganlah engkau marah”, Orang itu mengulang-ulangi lagi permintaan wasiatnya sampai beberapa kali, tetapi Beliau S.a.w tetap menjawab: “Janganlah engkau marah.”. (HR Muslim).

Hadist riwayat Abu Hurairah R.a, bahwa Rasulullah S.a.w bersabda: “Bukanlah orang kuat itu dengan menang bergulat, tetapi orang yang kuat ialah orang yang dapat menguasai dirinya ketika marah”. (Shahih Muslim 4723).

Cabang iman 43-44 disebutkan dalam bait:

اُتْرُكْ وَاَمْسِكْ كُلَّ غِلٍّ وَالْحَسَدَ * حَرِّمْ لِعِرْضِ الْمُسْلِمِيْنَ فَتَسْلَمُ

“Tinggalkan dan cegahlah olehmu setiap dendam dan hasud, haramkan bagi kehormatan orang-orang muslim, maka engkau akan selamat”.

Dendam adalah buah dari kemarahan, sedangkan letak dari kekuatan marah adalah hati. Marah adalah mendidihnya darah hati untuk menuntut hukuman. Arti dendam ialah apabila hati selalu merasa berat dan benci, sedangkan perasaan tersebut langgeng dan tetap.

Rasulullah S.a.w bersabda:

اَلْمُؤْمِنُ لَيْسَ بِحَقُوْدٍ

“Orang mukmin itu bukanlah pendendam”.

Definisi dari dendam adalah benci terhadap kenikmatan yang ada pada orang lain dan senang apabila kenikmatan lenyap dari orang tersebut.

Sayyidina Hasan bin Ali R.a meriwayatkan, dari Rasulullah S.a.w bersabda:

اَلْغِلُّ وَالْحَسَدُ يَأْكُلاَنِ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

“Dendam dan hasud memakan amal kebajikan, sebagaimana api memakan kayu bakar”.

Hasud adalah buah dari dendam, sedangkan dendam adalah buah dari marah. Jadi hasud adalah cabang dari cabang, sedangkan marah adalah asal dari asal. Rasulullah S.a.w bersabda:

لاَ تَحَاسَدُوْا وَلاَ تَنَاجَشُوْا وَلاَ تَبَاغَضُوْا وَلاَ تَدَابَرُوْا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ. وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ اِخْوَانًا . اَلْمُسْلِمُ اَخُو الْمُسْلِمِ

“Janganlah kamu sekalian saling berbuat hasud. Janganlah saling menambah penawaran. Janganlah saling membenci. Janganlah bercerai-berai. Janganlah salah seorang dari kamu sekalian saling berebut pembeli. Dan jadilah kamu sekalian para hamba Allah yang bersaudara. Orang muslim adalah saudara orang muslim”.

Di antara hikmah dari hadits di atas ialah agar kita sekalian jangan saling mengangan-angankan nikmat yang ada pada orang lain hilang, jangan saling menambah harga dari barang yang dijual oleh orang lain bukan karena senang membelinya, akan tetapi untuk mengecoh orang lain, jangan saling membenci dan saling memalingkan muka karena benci, jangan saling mengurangi harga barang dagangan bagi seseorang pembeli pada saat khiyar (saat tawar-menawar masih berlangsung) dengan mengatakan: ”Batalkan membeli barang itu dari si A, aku akan menjual kepadamu barang seperti itu dengan harga yang lebih murah, atau dengan harga seperti itu dengan barang yang lebih bagus!”. Kita hendaknya menyibukkan diri untuk melaksanakan ajaran agama Islam seolah-olah kita sekalian adalah anak-anak dari satu orang, sebagaimana sesungguhnya kita adalah para hamba Tuhan Yang Esa. Hal tersebut didasarkan bahwa sesungguhnya orang muslim adalah saudara dari orang muslim lainnya dalam agama.

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Anas bin Malik bahwa:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا وَلَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”Janganlah kalian saling membenci, janganlah saling mendengki dan janganlah kalian saling membelakangi dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara, dan tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya melebihi tiga malam.”. (Shahih Bukhari 5612).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.